Warga Desa Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, diliputi kekhawatiran menyusul kondisi jalan yang rusak akibat longsor yang terjadi tahun lalu. Separuh badan jalan dilaporkan hilang terkikis material longsor, sehingga mengganggu akses warga sehari-hari.
Longsor tersebut terjadi pada tahun sebelumnya dan hingga kini belum ada perbaikan yang memadai. Kondisi ini membuat warga waswas, terutama saat musim hujan karena risiko longsor susulan masih mengancam. Jalan yang rusak merupakan akses utama warga untuk beraktivitas, seperti pergi ke sawah, sekolah, atau ke pasar. Dengan separo jalan yang hilang, warga harus berhati-hati saat melintas, dan kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melewati ruas tersebut.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Mereka khawatir jika dibiarkan, longsor susulan akan memperparah kerusakan dan memutus akses desa sepenuhnya. Pemerintah daerah diharapkan segera menganggarkan perbaikan infrastruktur jalan tersebut. Sementara itu, warga berupaya melakukan gotong royong untuk sementara waktu, meski keterbatasan alat dan material menjadi kendala.
Kekhawatiran warga semakin besar karena musim penghujan diprediksi masih berlangsung. Mereka meminta agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan yang rawan longsor ini. Selain itu, warga juga berharap ada upaya mitigasi bencana, seperti pembangunan turap atau drainase yang memadai, untuk mencegah longsor terulang.
Peristiwa longsor yang merusak jalan ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan infrastruktur di daerah rawan bencana. Warga Karanggayam berharap agar akses jalan segera dipulihkan agar aktivitas ekonomi dan sosial kembali normal tanpa rasa cemas.




