Sebuah aksi perampokan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Selokromo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Pelaku dilaporkan memakai rompi bertuliskan ‘Resmob’ untuk melancarkan aksinya. Peristiwa ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku menggunakan atribut yang mirip dengan seragam Reserse Mobile (Resmob) Polri. Dengan mengenakan rompi tersebut, pelaku berhasil mengecoh petugas dan pengunjung SPBU, sehingga aksinya berjalan mulus tanpa menimbulkan kecurigaan. Modus seperti ini sering digunakan pelaku kejahatan untuk mengelabui korban agar mengira mereka adalah aparat berwenang.
Resmob sendiri merupakan unit khusus Polri yang bertugas menangani kejahatan berat, seperti perampokan dan pembunuhan. Anggota Resmob biasanya dilengkapi perlengkapan khusus, termasuk rompi antipeluru. Namun, penggunaan atribut ini oleh pihak yang tidak bertanggung jawab menjadi perhatian serius, karena dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Wonosobo mengenai waktu kejadian, jumlah kerugian, maupun korban dalam perampokan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi di sekitar SPBU untuk mengumpulkan bukti dan keterangan.
Kapolres Wonosobo dijadwalkan akan memberikan pernyataan resmi dalam waktu dekat. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan orang yang mengaku petugas tanpa menunjukkan identitas resmi. Polisi juga meminta warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Kejadian ini menambah catatan aksi kejahatan di SPBU, yang kerap menjadi sasaran karena beroperasi 24 jam dan memiliki kas. Pemilik SPBU diharapkan meningkatkan sistem keamanan, seperti memasang kamera pengawas (CCTV) dan memperketat akses ke area kasir, serta melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat untuk mencegah kejadian serupa.
Masyarakat sekitar berharap pelaku segera ditangkap. Aksi perampokan yang memanfaatkan atribut kepolisian dianggap meresahkan dan mencoreng nama baik Polri. Polisi diharapkan bekerja cepat dan profesional untuk mengungkap kasus ini serta menangkap para pelaku agar dapat diproses secara hukum.



