Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Garuda di Desa Dermaji, tepatnya di wilayah Sirongge, Kecamatan Lumbir, melalui konferensi video pada pukul 10.00 WIB. Peresmian ini menjadi bagian dari agenda nasional pembangunan infrastruktur dasar yang menyasar kawasan perdesaan, dengan tujuan meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat. Warga setempat tampak antusias mengikuti jalannya acara dari lokasi jembatan.
Kegiatan peresmian dihadiri langsung oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Lumbir, antara lain Camat Lumbir, Danramil Lumbir, dan Kapolsek Lumbir. Pemerintah Desa Dermaji, tokoh masyarakat, serta warga setempat turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut. Selain itu, sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) yang sedang mengabdi di desa itu juga ikut meramaikan acara.
Jembatan beton di Sirongge ini dinilai memiliki arti penting bagi aktivitas harian warga. Keberadaannya tidak hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses lebih mudah untuk menjalankan kegiatan ekonomi dan mobilitas sehari-hari. Ketua RT setempat, Rismo, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Kegiatan pembangunan jembatan ini jelas sekali memberikan manfaat yang luar biasa. Karena membuka akses dan memudahkan kami, baik dalam kegiatan transportasi maupun memperlancar kegiatan ekonomi kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Soebandi, yang mengapresiasi kelancaran proses pembangunan hingga peresmian. Menurutnya, kehadiran jembatan ini membuktikan bahwa negara hadir untuk rakyat. “Alhamdulillah, kegiatan dari awal pembangunan sampai saat ini, kegiatan peresmian berjalan lancar. Ini bukti bahwa negara benar-benar hadir secara langsung untuk rakyat,” kata Soebandi. Ia menambahkan, infrastruktur seperti jembatan memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan sosial dan perekonomian di tingkat desa.
Peresmian di Desa Dermaji berlangsung bersamaan dengan peluncuran program nasional. Melalui sambungan virtual, Presiden Prabowo berkomunikasi dengan penerima manfaat di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Manokwari. Hal ini menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur yang tersebar di Indonesia dapat dihubungkan dalam satu agenda nasional. Camat Lumbir, Mikesti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan dan peresmian jembatan ini. Semoga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Usai mengikuti rangkaian acara virtual, warga bersama unsur pemerintah dan tamu undangan melanjutkan kegiatan dengan makan bersama. Menariknya, hidangan yang disajikan menggunakan menu berbasis kearifan lokal setempat. Kegiatan ini menjadi simbol gotong royong dan kebersamaan yang masih kuat di tengah masyarakat Desa Dermaji, sekaligus mengingatkan bahwa pembangunan tidak berhenti pada fisik semata. Jembatan yang telah selesai dibangun membutuhkan keterlibatan warga untuk menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bagi warga Sirongge, Jembatan Garuda kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Akses yang semakin mudah diharapkan mampu mendukung mobilitas dan kegiatan ekonomi yang sebelumnya terkendala. Peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol hadirnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat perdesaan, sekaligus membuka peluang baru untuk kemajuan Desa Dermaji.


