Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, mengalami kebakaran hebat pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Laporan kebakaran diterima melalui layanan Jakarta Siaga 112 pada pukul 21.30 WIB, dan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyatakan bahwa sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 185 personel diterjunkan untuk memadamkan api. Sebelumnya, respons awal hanya melibatkan dua unit, namun api dengan cepat membesar sehingga diperlukan penambahan personel dan peralatan. Hingga Sabtu dini hari, petugas masih melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sejumlah saksi mata melaporkan mendengar dua kali suara ledakan keras sesaat sebelum kobaran api membesar dan melalap bagian atas gedung. Faris (27), seorang pegawai SPBU yang berada tepat di samping gedung, mengatakan bahwa ledakan pertama terdengar sekitar pukul 21.30 WIB saat SPBU masih beroperasi normal. “Panik kita kirain di depan dari SPBU, ternyata kok dari atas banyak yang berjatuhan, setelah itu bunyi meledak lagi. Pas saya liat di atas itu udah nyala gede,” ujarnya. Keterangan serupa disampaikan oleh warga sekitar bernama Yusuf (42) yang juga mendengar suara ledakan sebelum api membesar.
Kepolisian segera melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyatakan bahwa pemeriksaan awal terhadap sepuluh orang saksi telah dilakukan langsung di lokasi kejadian. “Kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang. Namun hal ini kami masih mengutamakan keterangan-keterangan dan pelaksanaan untuk pemadaman di lapangan,” kata Reynold di lokasi pada Sabtu dini hari. Ia menambahkan bahwa penyelidikan akan diperluas setelah situasi dinyatakan aman.
Kebakaran ini menghanguskan enam lantai gedung Bapenda DKI. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas pemadam kebakaran terus berupaya melakukan pendinginan hingga api benar-benar padam. Sementara itu, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan hubungannya dengan ledakan yang terdengar sebelum api membesar.

