Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak mengganggu layanan publik, terutama data perpajakan yang telah diamankan secara digital.
Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.30 WIB. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 37 unit mobil pemadam kebakaran dan 185 personel untuk memadamkan api. Setelah upaya intensif, api berhasil dipadamkan pada pukul 02.00 WIB dini hari, Sabtu (8/8/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Pramono menjelaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta tetap aman karena sistem penyimpanan data telah ter-backup secara digital. “Data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Salah satu ruangan yang terdampak adalah lantai 16, yang digunakan untuk layanan Traffic Management Control/ITCS milik Dinas Perhubungan. Akibatnya, pengaturan lampu lalu lintas yang sebelumnya berjalan otomatis kini harus dilakukan secara manual. Untuk mengantisipasi kemacetan, Pramono menginstruksikan penebalan personel Dishub di lapangan. “Pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual. Saya sudah instruksikan penebalan pasukan Dishub agar lalu lintas tetap lancar,” tambahnya.
Untuk memastikan kelangsungan pelayanan publik, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut diinstruksikan bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya. “Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan,” tegas Pramono.
Gedung Bapenda DKI ditempati oleh beberapa perangkat daerah, antara lain Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta. Total pegawai yang beraktivitas di gedung tersebut mencapai sekitar 1.000 ASN. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan bahwa gedung Dinas Teknis Bapenda telah diasuransikan.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi oleh pihak kepolisian. Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan aparat untuk mengungkap asal mula api. Sementara itu, petugas masih menyisir lantai 11 hingga 16 untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

