Jakarta, Liputan6.com – Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi seorang korban laki-laki dari lantai 15 Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terbakar pada Sabtu (8/8/2026) dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan diduga mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal.
Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 01.39 WIB di tengah upaya pemadaman yang masih dilakukan petugas. Berdasarkan pantauan di lokasi, korban awalnya digendong oleh salah satu petugas Damkar sebelum kemudian dibawa keluar dari gedung menggunakan tandu darurat. Korban terlihat dalam keadaan bertelanjang dada saat dievakuasi.
Seorang petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi mengonfirmasi bahwa korban ditemukan di lantai 15. Menurutnya, korban mengalami sesak napas akibat kepulan asap tebal yang memenuhi gedung. “Korban laki-laki dari lantai 15. Sesak napas, dievakuasi dalam keadaan tidak sadarkan diri,” ujar petugas tersebut di lokasi kejadian.
Hingga pukul 01.50 WIB, petugas masih terus menyisir sejumlah lantai lainnya untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak, baik yang selamat maupun meninggal dunia. Proses pemadaman juga masih berlangsung, dengan petugas berupaya memadamkan titik-titik api yang tersisa di bagian dalam bangunan.
Di halaman gedung, puluhan personel gabungan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), BPBD DKI Jakarta, kepolisian, tenaga medis, serta unsur penyelamat lainnya tampak bersiaga. Sejumlah ambulans dan kendaraan operasional disiagakan di sekitar lokasi. Mobil-mobil pemadam kebakaran berjajar di sepanjang akses menuju gedung, sementara selang berukuran besar membentang di badan jalan untuk memasok air ke titik pemadaman.
Kebakaran yang melanda Gedung Bapenda DKI ini terjadi pada dini hari, menyebabkan asap tebal menyelimuti lantai-lantai atas gedung. Petugas masih bekerja keras untuk memastikan seluruh area aman dan tidak ada korban lain yang tertinggal.




