Puluhan anak TK Pertiwi 1 Bogangin mengikuti pembukaan kegiatan pendidikan karakter melalui pendidikan prasiaga di Aula Desa Bogangin, Sumpiuh, Banyumas, Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang digelar bersama Paguyuban Orang Tua Murid (POM) ini bertujuan menanamkan nilai kemandirian, disiplin, keberanian, dan kerja sama sejak usia dini.
Sejak pagi, aula desa berubah menjadi area bermain yang riuh dengan tawa dan langkah kecil anak-anak. Guru dan orang tua mendampingi setiap peserta didik, menciptakan suasana belajar yang hangat. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, di mana anak-anak belajar tertib, mendengarkan arahan, dan menghargai kebersamaan. Pengawas TK Korwilcam Dindik Sumpiuh kemudian melakukan penyematan tanda peserta secara simbolis sebagai penanda dimulainya kegiatan prasiaga.
Dalam sambutannya, Pengawas TK Korwilcam Dindik Sumpiuh menegaskan bahwa prasiaga bukan upaya menjadikan anak seperti orang dewasa. “Justru melalui bermain, bergerak, dan bergembira, kita menanamkan karakter yang kelak menjadi bekal mereka dalam kehidupan,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan pendekatan yang digunakan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif “outbound ceria”. Tantangan sederhana diberikan untuk melatih keberanian, keseimbangan, koordinasi gerak, konsentrasi, dan kerja sama. Anak-anak tampak antusias melewati setiap tantangan, sesekali terdengar sorakan ketika berhasil. Ada pula yang sempat ragu sebelum akhirnya mencoba, dan momen tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keberanian. Latihan ketangkasan dasar juga diberikan dengan menyesuaikan usia peserta didik, tanpa target yang terlalu berat.
Kepala TK Pertiwi 1 Bogangin menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar anak-anak membawa pulang kebiasaan baik. “Mereka belajar disiplin tanpa merasa dipaksa, belajar bekerja sama tanpa merasa sedang diberi pelajaran,” tuturnya. Kegiatan ini juga dihadiri Penilik Korwilcam Dindik Sumpiuh, yang memberikan dukungan terhadap ikhtiar satuan PAUD dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan kontekstual.
Sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Guru dan wali murid terlibat langsung mendampingi anak-anak, memperlihatkan bahwa pendidikan karakter tidak bisa dilakukan sendiri oleh sekolah. “Ketika guru dan orang tua berjalan searah, pesan-pesan kebaikan akan lebih mudah menjadi kebiasaan anak,” kata Penilik Korwilcam Dindik Sumpiuh. Kolaborasi ini membuat suasana kegiatan semakin cair dan bermakna.
Seluruh rangkaian pembukaan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kegembiraan. Dari Aula Desa Bogangin, langkah awal pendidikan prasiaga ini diharapkan menjadi fondasi tumbuhnya generasi yang berani mencoba, mampu bekerja sama, disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia.




