• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Wednesday, September 16, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Kemendagri Ajak Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Penanganan TBC di Desa

by reporter
September 3, 2026
in Nasional
0

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong mobilisasi mahasiswa dari konsorsium perguruan tinggi untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan tuberkulosis (TBC) hingga tingkat desa. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Konsorsium Perguruan Tinggi dalam Mendukung Penanganan Tuberkulosis di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta, pada Kamis (3/9/2026).

Pelibatan mahasiswa dinilai mampu mengatasi keterbatasan tenaga kesehatan, terutama dalam pelacakan kasus dan edukasi masyarakat. Wiyagus mengakui bahwa kehadiran jajaran pendidikan tinggi memberikan dampak besar bagi upaya penjangkauan kasus di lapangan yang selama ini terbatas.

“Kehadiran jajaran Dikti ini menambah bukan hanya angin segar, tapi darah segar bagi kami, karena saya dengan Pak Wamenkes berkunjung bukan hanya di level provinsi, kabupaten tapi sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” ujar Wiyagus dalam rapat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wiyagus memaparkan pemetaan target strategis nasional. Pemerintah menargetkan minimal 90 persen terduga TBC mendapatkan pemeriksaan diagnostik, pelacakan kontak erat, hingga jaminan keberhasilan pengobatan pasien secara tuntas. Target ini menjadi bagian dari upaya percepatan eliminasi TBC di Indonesia.

Guna memastikan kolaborasi berjalan berkelanjutan, Wiyagus meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) mengalokasikan anggaran khusus penanganan TBC ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Masalah kesehatan ini kan urusan pemerintahan yang sifatnya wajib dan terkait lagi dengan pelayanan dasar, sehingga wajib hukumnya kepada pemerintah daerah masalah penanganan kesehatan tuberkulosis ini masuk dalam dokumen perencanaan baik RPJMD, RKPD, sampai ke APBD,” tegasnya.

Langkah masif lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat capaian target eliminasi TBC nasional dalam tenggat waktu tiga tahun mendatang, sesuai dengan arahan prioritas presiden. “Kami Kemendagri sebagai pelaksana fungsi pembinaan dan pengawasan penyelenggaran pemerintahan daerah tidak bosan-bosan karena ini bagian dari program prioritas Bapak Presiden, yang memang tiga tahun kita ditarget harus ada eliminasi tuberkulosis,” pungkas Wiyagus.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan, Sekjen Kemendikti Sainstek Badri Munir Sukoco, serta Deputi Kemenko PMK Sukadiono.

Previous Post

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diduga Keracunan Setelah Santap Makan Bergizi Gratis

Next Post

Nelayan Hilang di Pantai Entak Kebumen, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

reporter

reporter

Next Post

Nelayan Hilang di Pantai Entak Kebumen, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Bahlil soal Antrean SPBU di Sulsel: Ada Pihak dengan Maksud Lain

September 16, 2026

Kasus Influenza Melonjak, Menkes Buka Suara

September 16, 2026

Prabowo Akui Serahkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ke Kejagung

September 16, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.