Ratusan santri di Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, meminta agar kasus ini diusut tuntas.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena MBG merupakan program unggulan pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah dan santri. Keracunan massal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti keracunan. Namun, Zulhas menegaskan agar pihak terkait melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap sumber masalah dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Para santri yang dilaporkan mengalami gejala keracunan telah mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Orang tua dan pengelola pondok pesantren pun menyampaikan kekhawatiran mereka, berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjamin keamanan makanan yang dibagikan.
Zulhas juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap proses penyediaan dan distribusi MBG, termasuk aspek higienitas dan kualitas bahan makanan. Ia menekankan bahwa kesehatan anak-anak tidak boleh dikorbankan dalam pelaksanaan program yang seharusnya bermanfaat bagi mereka.
Publik menantikan hasil penyelidikan untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi program MBG. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap setiap program yang menyangkut konsumsi publik, terutama yang menyasar anak-anak.




