Seorang pria paruh baya bernama Rosidi (57) ditemukan meninggal dunia di dasar sumur sedalam 22 meter di belakang rumahnya di Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (31/8/2026) malam. Korban dievakuasi oleh Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap setelah dilaporkan terjebur ke dalam sumur.
Kejadian bermula saat Tim Rescue menerima laporan dari Kasi Trantib Kecamatan Gandrungmangu, Bambang, mengenai adanya seseorang yang jatuh ke sumur. Informasi tersebut diterima pada pukul 19.50 WIB, dan tim langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian sekitar pukul 21.25 WIB, tim berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan serta melakukan asesmen kondisi sekitar dan mempersiapkan peralatan evakuasi.
Koordinator Tim SAR Cilacap, Bima Kalih Kahar, membenarkan bahwa korban bernama Rosidi, warga setempat. "Informasi kejadian diterima malam Senin kemarin pukul 19.50 WIB, ada satu orang terjebur sumur atas nama Bapak Rosidi umur 57 tahun," ujarnya, Selasa (1/9/2026). Tim SAR langsung menerjunkan personel dengan membawa peralatan pendukung seperti SCBA, HART, alat medis, dan alat komunikasi untuk memperlancar proses penyelamatan.
Proses evakuasi dilakukan dengan teknik lowering, yakni seorang rescuer menggunakan SCBA turun ke dasar sumur dengan bantuan tali untuk menjangkau korban. Setelah berhasil menjangkau, jasad korban diikat dan kemudian dilakukan lifting untuk dinaikkan ke permukaan. Bima menjelaskan, "Untuk tekniknya, kita pakai teknik lowering dulu, yaitu kita satu rescuer menggunakan SCBA turun, menggunakan tali sampai bawah untuk menjangkau korban."
Evakuasi sempat terkendala oleh minimnya penerangan dan diameter sumur yang sempit dengan kedalaman mencapai 22 meter. Meski demikian, berkat kehati-hatian dan ketelitian tim, jenazah korban berhasil diangkat ke permukaan pada pukul 22.20 WIB dalam waktu sekitar 14 menit setelah proses penurunan. "Korban berhasil kita evakuasi dari dalam sumur pukul 22.20 WIB, dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Bima.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Rosidi diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut, kemudian diserahkan kepada keluarga. Sebelum ditemukan, keluarga dan kerabat korban sempat melakukan pencarian sejak pagi hari karena korban tidak terlihat dan tidak berpamitan kepada keluarga. "Sebelum ditemukan, keluarga dan kerabat korban sempat melakukan pencarian sejak pagi hari karena korban tidak terlihat dan tidak berpamitan kepada keluarga," tutup Bima.




