Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy menyatakan bahwa anak-anak yang mengalami putus sekolah tetap memiliki kesempatan untuk bermimpi besar melalui program Sekolah Rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, dalam rangka mendorong semangat pendidikan bagi mereka yang sebelumnya terhenti.
Menurut Teddy, Sekolah Rakyat hadir sebagai wadah bagi anak-anak putus sekolah untuk kembali mengejar cita-cita. Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang setara dan memotivasi peserta didik agar tidak menyerah pada keterbatasan.
Lewat Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Teddy menekankan bahwa mimpi besar tidak boleh pupus hanya karena hambatan ekonomi atau sosial. Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi diri.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam menangani masalah putus sekolah. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan relevan, diharapkan angka partisipasi pendidikan dapat meningkat, terutama di daerah-daerah yang kurang terjangkau.
Pernyataan Seskab Teddy ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah hak semua warga negara. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak yang sempat putus sekolah diyakini mampu bangkit dan meraih mimpi besar mereka.




