Pihak sebuah sekolah meminta aparat kepolisian untuk membongkar bunker yang ditemukan di lingkungan sekolah. Permintaan itu diajukan setelah polisi menemukan ratusan senjata di dalam bunker tersebut pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Temuan ratusan senjata tersebut mengejutkan berbagai pihak. Bunker yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan itu kini menjadi fokus penyelidikan polisi. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendataan dan identifikasi terhadap senjata-senjata yang ditemukan.
Pihak sekolah menyatakan tidak mengetahui keberadaan bunker sebelumnya dan mendukung penuh proses hukum. Mereka meminta bunker segera dibongkar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan lingkungan sekolah kembali aman.
Kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus ini. Namun, mereka memastikan akan mengusut tuntas asal-usul bunker dan senjata tersebut. Belum diketahui apakah senjata-senjata itu ilegal atau memiliki izin.
Peristiwa ini menambah daftar panjang temuan benda berbahaya di institusi pendidikan. Publik pun mendesak pengawasan ketat terhadap keamanan sekolah agar kejadian serupa tidak terulang. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.



