Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (7/8/2026) pagi. Berdasarkan data yang dihimpun, harga emas Antam turun sebesar Rp29 ribu menjadi Rp2,650 juta per gram. Penurunan ini tercatat pada awal sesi perdagangan logam mulia di dalam negeri.
Penurunan harga tersebut membuat harga emas Antam berada di level Rp2,650 juta per gram untuk ukuran 1 gram. Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali emas Antam biasanya mengikuti pergerakan harga jual, meskipun belum ada rilis resmi mengenai angka buyback terbaru. Fluktuasi harga emas Antam kerap terjadi seiring dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah.
Pelemahan harga emas Antam pagi ini sejalan dengan tekanan yang dialami harga emas dunia. Pasar logam mulia internasional tengah menghadapi sentimen negatif akibat menguatnya dolar Amerika Serikat dan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed. Data ekonomi AS yang dirilis beberapa waktu lalu juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan, sehingga mendorong investor beralih ke aset berisiko dan mengurangi minat terhadap emas sebagai aset safe haven.
Selain faktor eksternal, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga turut memengaruhi harga emas Antam. Ketika rupiah melemah, harga emas dalam negeri cenderung naik, dan sebaliknya. Pagi ini, pergerakan rupiah masih relatif stabil, namun tekanan global lebih dominan dalam menentukan arah harga emas. Para pelaku pasar kini mencermati data inflasi AS dan pidato pejabat The Fed untuk mencari petunjuk mengenai kebijakan moneter ke depan.
Penurunan harga emas Antam ini menjadi catatan bagi investor yang ingin membeli logam mulia. Harga yang lebih rendah dapat menjadi peluang akumulasi, namun risiko fluktuasi tetap perlu diwaspadai. Sepanjang pekan ini, harga emas Antam telah bergerak dalam rentang yang cukup lebar, mencerminkan ketidakpastian pasar global. Masyarakat yang berminat membeli emas Antam dapat memantau perkembangan harga secara berkala melalui situs resmi Butik Emas Antam atau aplikasi mitra resmi.



