TNI menggelar latihan gabungan yang memamerkan sejumlah alutsista modern, termasuk drone kamikaze dan rudal C-705. Latihan tersebut berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, dan menjadi ajang unjuk kesiapan tempur satuan-satuan TNI dari berbagai matra.
Drone kamikaze yang ditampilkan dalam latihan merupakan pesawat tanpa awak yang dirancang untuk menabrak sasaran dengan presisi tinggi. Teknologi ini dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan serangan jarak dekat tanpa membahayakan personel. Sementara itu, rudal C-705 adalah rudal anti-kapal buatan dalam negeri yang telah diuji coba dalam berbagai skenario operasi laut.
Latihan gabungan ini melibatkan personel dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Setiap matra mengerahkan alutsista andalannya untuk mensimulasikan skenario pertempuran nyata. Kehadiran drone kamikaze dan rudal C-705 menjadi sorotan karena menunjukkan peningkatan kemampuan industri pertahanan nasional.
Tujuan utama latihan ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan kesiapan tempur prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman. Selain itu, latihan juga menjadi sarana menguji integrasi sistem senjata antar matra. Komandan latihan menekankan pentingnya sinergi dan penguasaan teknologi terbaru dalam operasi militer.
Latihan gabungan semacam ini rutin digelar TNI setiap tahun sebagai bagian dari program pembinaan kekuatan. Dengan memamerkan drone kamikaze dan rudal C-705, TNI menunjukkan komitmennya dalam memodernisasi alutsista dan memperkuat pertahanan negara. Masyarakat diharapkan semakin percaya terhadap kemampuan TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.



