Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertahanan, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta tiga Kepala Staf Angkatan dalam sebuah pertemuan di Istana Negara pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pemanggilan ini dikonfirmasi oleh sumber di lingkungan istana, meskipun agenda pertemuan belum diumumkan secara resmi.
Pertemuan tersebut melibatkan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Kelima pejabat tinggi tersebut hadir memenuhi undangan Presiden Prabowo pada pukul 15.29 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak istana maupun Kementerian Pertahanan mengenai pokok pembahasan dalam pertemuan. Namun, pemanggilan seluruh pimpinan TNI dan Menteri Pertahanan secara bersamaan kerap dikaitkan dengan isu strategis keamanan nasional atau evaluasi kebijakan pertahanan.
Presiden Prabowo sebelumnya beberapa kali menggelar rapat terbatas dengan jajaran TNI dan Kementerian Pertahanan untuk membahas modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) serta peningkatan kesejahteraan prajurit. Pertemuan kali ini dinilai publik sebagai sinyal adanya kebijakan baru di sektor pertahanan.
Pantauan di sekitar kompleks Istana Negara, para pejabat yang dipanggil tampak meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.00 WIB tanpa memberikan keterangan kepada awak media. Belum diketahui apakah akan ada pengumuman resmi menyusul pertemuan tersebut.



