Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, dengan luas area terbakar mencapai 80 hektare. Peristiwa ini terjadi di salah satu destinasi wisata alam paling terkenal di Indonesia tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api melahap vegetasi di sekitar lereng gunung. Belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun dampak terhadap ekosistem dan aktivitas wisata menjadi perhatian utama.
Petugas gabungan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bersama instansi terkait dikerahkan untuk memadamkan api. Upaya pemadaman dilakukan dengan metode manual dan bantuan udara jika memungkinkan.
Kebakaran hutan di kawasan Bromo kerap terjadi pada musim kemarau akibat faktor alam maupun ulah manusia. Kondisi angin kencang dan vegetasi kering mempercepat penyebaran api.
Pihak berwenang mengimbau wisatawan dan masyarakat sekitar untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau puntung rokok sembarangan. Penutupan sementara akses wisata ke beberapa titik juga dimungkinkan demi keselamatan.



