Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyatakan bahwa jasad korban kapal KM Virgo yang ditemukan masih dalam kondisi utuh secara anatomis. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 25 September 2026, di sela-sela proses penanganan kecelakaan kapal tersebut.
KM Virgo merupakan kapal yang mengalami kecelakaan di perairan Indonesia. Basarnas bersama tim gabungan telah diterjunkan untuk melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban. Hingga saat ini, proses penanganan masih terus berlangsung.
Pernyataan Basarnas mengenai kondisi jasad yang utuh secara anatomis menjadi informasi penting dalam proses identifikasi. Dengan kondisi yang utuh, tim forensik dapat lebih mudah melakukan pemeriksaan untuk memastikan identitas korban, termasuk melalui pencocokan data antemortem dan postmortem.
Dalam proses penanganan kecelakaan laut, kondisi jasad yang utuh secara anatomis seringkali menjadi faktor penentu dalam identifikasi. Hal ini berbeda dengan kasus-kasus di mana jasad ditemukan dalam kondisi tidak utuh, yang membutuhkan metode identifikasi lebih lanjut seperti pemeriksaan DNA.
Basarnas terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk kepolisian dan rumah sakit, untuk memastikan proses identifikasi dan penanganan korban berjalan sesuai prosedur. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.



