Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Jaksel) memperluas upaya penghijauan sebagai langkah menekan polusi dan meningkatkan kualitas udara. Pada Senin, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan menanam 10 pohon tabebuya pink di Taman Casuarina, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa.
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Selatan, Herlina Merinda, mengatakan penghijauan kembali dilakukan karena masih ada area yang dapat dimanfaatkan untuk menambah vegetasi. “Bulan Juli lalu kita bersama teman-teman Pramuka Saka Wanabakti juga sudah melakukan penghijauan di sini. Kami merasa masih cukup area untuk dihijaukan, sehingga kembali menanam di sini,” kata Herlina dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Penanaman tersebut merupakan bagian dari program Jumat Menanam yang rutin digencarkan untuk memperbanyak ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Selatan. Kegiatan ini diarahkan untuk membuat kawasan lebih asri, sekaligus meningkatkan kualitas udara dan mengurangi polusi. Keberadaan ruang terbuka hijau diharapkan memberikan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.
Herlina menjelaskan, penambahan vegetasi akan terus dilakukan, terutama di lokasi yang masih terlihat gersang atau kurang sejuk. “Kita akan terus melakukan penanaman di lokasi-lokasi yang terlihat kurang sejuk atau gersang. Sebab, kita ketahui musim kemarau berkepanjangan ini membuat beberapa tanaman terlihat gersang, walaupun penyiraman dan perawatan rutin dilakukan,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi musim kemarau berkepanjangan membuat sejumlah tanaman membutuhkan perhatian lebih. Karena itu, keberlanjutan penghijauan membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga tanaman yang telah ditanam. Herlina meminta warga ikut menjaga lingkungan sekitar, salah satunya dengan melakukan penyiraman tanaman secara rutin. “Semoga upaya kita bersama ini dapat membuat Jakarta Selatan sebagai kota yang semakin lestari, indah, berkelanjutan, dan nyaman ditinggali,” ucapnya.
Selain penanaman, Pemkot Jakarta Selatan juga melakukan pemangkasan terhadap pohon yang dinilai rawan tumbang saat cuaca ekstrem atau curah hujan tinggi. Pemangkasan dilakukan pada pohon di sekitar akses infrastruktur seperti saluran air dan sisi jalan, terutama yang telah keropos, kering, atau mati. Petugas lapangan dan tim reaksi cepat di seluruh kecamatan Jakarta Selatan dilibatkan dalam kegiatan ini untuk menjaga keselamatan warga sekaligus mempertahankan estetika lingkungan perkotaan.
Dengan penambahan ruang terbuka hijau dan perawatan yang berkelanjutan, Pemkot Jaksel berharap kualitas udara semakin membaik dan lingkungan menjadi lebih nyaman. Upaya ini juga sejalan dengan kebutuhan kota metropolitan akan keseimbangan ekologi di tengah kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi.


