Tiga kapal perang dikerahkan untuk mencari lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di Selat Sunda. Operasi pencarian ini dilakukan setelah pihak berwenang menerima laporan mengenai hilangnya komunikasi dengan para jurnalis tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi para jurnalis atau penyebab hilangnya kontak.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 9 September 2026, dan dilaporkan oleh CNN Indonesia. Selat Sunda, yang memisahkan Pulau Jawa dan Sumatera, merupakan perairan yang ramai dilalui kapal-kapal niaga dan penumpang. Pihak berwenang belum merinci lokasi pasti di mana para jurnalis terakhir kali berkomunikasi, namun pencarian difokuskan di area yang diduga menjadi titik hilangnya kontak.
Kapal perang yang dikerahkan tersebut dikirim untuk menyisir perairan Selat Sunda. Operasi ini melibatkan koordinasi antara TNI Angkatan Laut dan instansi terkait lainnya. Belum ada informasi mengenai jenis kapal perang yang digunakan atau durasi operasi pencarian yang direncanakan.
Para jurnalis tersebut diduga sedang menjalankan tugas peliputan di sekitar Selat Sunda. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai media tempat mereka bekerja atau tujuan peliputan mereka. Keluarga dan rekan kerja para jurnalis berharap agar mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Masyarakat sekitar diimbau untuk melaporkan jika melihat hal yang mencurigakan atau memiliki informasi yang dapat membantu proses pencarian. Pihak berwenang juga meminta bantuan nelayan dan pengguna jalur pelayaran untuk ikut memantau kondisi perairan. Operasi pencarian ini menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas profesional mereka.
Hingga saat ini, belum ada perkembangan signifikan yang diumumkan oleh pihak berwenang. Pencarian masih terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Publik berharap agar para jurnalis dapat ditemukan secepatnya dan operasi pencarian berjalan lancar tanpa kendala.

