Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menyiapkan etalase pertanian seluas 6 hektare yang akan dilengkapi dengan katalog digital dan area eduwisata. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan hasil pertanian lokal sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dunia pertanian secara lebih interaktif.
Etalase pertanian tersebut dirancang sebagai pusat pemasaran produk pertanian unggulan Banyumas. Dengan adanya katalog digital, calon pembeli dapat mengakses informasi produk secara mudah dan transparan, baik dari dalam maupun luar daerah. Sementara itu, area eduwisata akan menyajikan berbagai kegiatan seperti praktik bercocok tanam, pengenalan alat-alat pertanian, dan wahana edukasi yang menarik bagi pengunjung, terutama pelajar dan keluarga.
Rencana ini lahir dari potensi pertanian yang menjadi sektor utama perekonomian Banyumas. Pemerintah daerah berharap etalase ini dapat menjadi etalase yang representatif untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui pemasaran yang lebih terstruktur.
Katalog digital yang diintegrasikan dalam etalase ini juga memungkinkan transaksi dan promosi dilakukan secara online, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar modern. Sementara itu, tempat eduwisata tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi masyarakat tentang proses pertanian dari hulu ke hilir, mulai dari penanaman hingga panen.
Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai jadwal penyelesaian proyek, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sektor pertanian. Masyarakat setempat menyambut baik rencana tersebut karena diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kunjungan wisata, dan menggerakkan perekonomian lokal.
Dengan adanya etalase pertanian ini, Banyumas berpeluang menjadi contoh daerah yang mengintegrasikan pertanian, pariwisata, dan teknologi digital. Ke depannya, inisiatif seperti ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mempromosikan produk pertanian Indonesia secara lebih luas.



