• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Saturday, September 19, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Kericuhan Warnai Rapat Pleno Muktamar NU, Massa Tuntut Kehadiran Gus Ipul

by reporter
August 30, 2026
in Nasional
0

Kericuhan mewarnai pelaksanaan rapat pleno Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang berlangsung di Gedung Graha Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum pada Minggu (30/8/2026). Massa yang mengaku sebagai kader NU menggelar aksi unjuk rasa dan mencoba menerobos masuk ke ruang rapat, memicu ketegangan dengan petugas keamanan. Aksi tersebut berujung pada saling dorong dan baku pukul di lokasi acara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketegangan bermula ketika massa aksi berusaha menerobos barikade keamanan lapis pertama yang dijaga oleh personel Banser. Meski sempat dihadang, massa berhasil melintasi pintu pengamanan kedua dan terus bergerak menuju area rapat. Kericuhan memuncak saat mereka mencoba menembus pintu keamanan terakhir yang berada tepat di depan gedung serbaguna, tempat rapat pleno digelar.

Petugas keamanan yang berjaga berupaya menghalangi laju massa, namun aksi saling dorong tak terhindarkan. Seorang petugas dari tim ‘SIGAP’ melaporkan dirinya terkena pukulan pada bagian leher saat mempertahankan posisi di pintu pengamanan terakhir. Meski merasakan sakit, ia tetap bertahan untuk mengamankan jalannya rapat pleno yang sedang berlangsung.

Di tengah kerumunan, seorang orator yang memegang megaphone menyuarakan tuntutan agar panitia menghadirkan Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, selaku ketua panitia muktamar. Massa memberikan waktu kepada panitia untuk memenuhi permintaan tersebut, sementara suasana terus memanas. “Mana Ipul (Gus Ipul/Saifullah Yusuf), mana. Kita minta pada panitia agar menghadirkan Ipul,” teriaknya di hadapan petugas dan peserta aksi.

Selain menuntut kehadiran Gus Ipul, orator juga menyampaikan keberatan terkait aturan muktamar yang dinilai tidak adil. Ia menuding panitia telah mendzalimi sebagian peserta dengan mengubah kebijakan secara mendadak. “Ketua panitia yang mendzalimi kami. Kami sama-sama punya hak untuk menyampaikan aspirasi. Siapa yang bisa mendatangkan Gus Ipul,” ujarnya. Ia juga menegaskan, “Saya minta sidang di skors sampai Gus Ipul datang. Ada perubahan tiba-tiba oleh pak Nuh, ini merugikan sebagian orang dan menguntungkan sebagian kelompok.”

Hingga pukul 14.30 WIB, petugas keamanan panitia dan massa aksi masih terlibat aksi saling dorong dan terus berhadapan di lokasi rapat pleno. Kericuhan ini menambah daftar dinamika yang mewarnai Muktamar NU ke-35, yang sebelumnya juga diwarnai isu pemukulan dan karantina peserta. Rapat pleno yang seharusnya berjalan lancar justru terusik oleh aksi protes yang menuntut keadilan dan transparansi dalam proses muktamar.

Previous Post

Bupati Sadewo Pastikan Komitmen Pemkab untuk Trans Banyumas yang Mandeg

Next Post

Kemendikdasmen Izinkan Dana BOS untuk Beli Masker di Wilayah Karhutla

reporter

reporter

Next Post

Kemendikdasmen Izinkan Dana BOS untuk Beli Masker di Wilayah Karhutla

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Wazamba App Dine Spillopplevelser Nye Høyder

September 19, 2026

Unlock Librabet Casino Bonus Code Secrets for Big Wins

September 19, 2026

Rabona Access Unlocked Step by Step Simplicity

September 19, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.