Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta belum dapat memantau jaringan kamera pengawas (CCTV) yang dikelolanya melalui pusat kendali lalu lintas pada Kamis, 27 Agustus 2026, saat aksi massa berlangsung di sejumlah titik Jakarta. Sistem tersebut masih dalam proses pemulihan pascakebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.
Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Ujang Harmawan, mengonfirmasi bahwa Command Center Dishub yang berada satu gedung dengan Bapenda DKI mengalami gangguan. Pihaknya saat ini masih fokus melakukan recovery atau pemulihan sistem, termasuk jaringan dan pusat data yang terdampak kebakaran. “Ya, (sampai hari ini) belum bisa diakses karena memang kita lagi mempersiapkan recovery untuk Command Center-nya,” kata Ujang kepada Liputan6.com, Kamis (27/8/2026).
Ujang menjelaskan, Command Center Dishub atau Unit Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) sebelumnya menempati lantai 16 Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta. Kebakaran yang terjadi di gedung tersebut membuat seluruh perangkat dan infrastruktur pendukung tidak berfungsi. “Baik itu jaringan maupun ya kalau namanya pusat datanya. Kita kan emang kebetulan jadi satu sama gedung Dispenda yang kemarin kebakaran itu Jalan Abdul Muis,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, Dishub DKI Jakarta belum dapat mengakses CCTV yang tersebar di ibu kota untuk memantau kondisi lalu lintas maupun situasi saat demonstrasi. Ujang menyebut pihaknya masih menyiapkan lokasi baru untuk pusat kendali tersebut dan tengah melakukan pengadaan perangkat pengganti. “Ya, sampai saat ini belum bisa kita connect-in gitu karena kita ya kita lagi beli alatnya lagi gitu, pembelian alatnya,” katanya.
Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis sebelumnya mengalami kebakaran dua kali dalam waktu berdekatan. Kebakaran pertama terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026, yang menghanguskan 10 lantai dengan kerusakan terparah di lantai 11 hingga 16, serta berdampak ke lantai 8, 9, dan 10. Belum genap dua pekan, kebakaran kedua kembali terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, memperparah kondisi gedung tersebut.
Sementara itu, CCTV milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang biasa diakses publik melalui sistem Smart City juga tidak dapat diakses pada Kamis (27/8/2026). Ujang mengaku tidak mengetahui apakah sistem tersebut ikut terdampak, karena pemantauan kota dan fasilitas publik melalui laman smartcity.jakarta.go.id dikelola oleh Diskominfotik DKI bersama unit Jakarta Smart City (JSC). Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan dan relokasi Command Center Dishub masih terus berjalan.

