Aksi pencurian besi penutup saluran air yang dilakukan oleh pengendara motor di Semarang menjadi viral di media sosial. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merespons cepat dengan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pengendara motor berhenti di dekat saluran air, lalu dengan cepat mengambil besi penutup dan membawanya kabur. Aksi tersebut terekam oleh warga dan menyebar luas, memicu kecaman dari netizen karena dinilai membahayakan pengguna jalan.
Pemkot Semarang melalui Dinas terkait telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Semarang. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaku segera ditangkap dan mencegah kejadian serupa terulang. Pemkot juga akan meningkatkan pengawasan terhadap saluran air di berbagai titik rawan.
Pencurian besi penutup saluran air memang bukan hal baru di perkotaan. Besi tersebut biasanya dijual sebagai barang rongsokan dengan nilai ekonomi. Namun, tindakan ini sangat berbahaya karena lubang yang terbuka dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengendara sepeda motor, pejalan kaki, atau bahkan kendaraan roda empat.
Pemkot Semarang mengimbau warga untuk segera melaporkan jika melihat aksi pencurian serupa di lingkungan masing-masing. Selain itu, warga diharapkan lebih waspada saat melintasi area yang rawan kehilangan penutup saluran air, terutama pada malam hari.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Pemkot berharap kasus ini dapat segera terungkap dan menjadi efek jera bagi pelaku lain agar tidak mengulangi perbuatannya.

