Kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi yang nantinya berganti nama menjadi KRI Gajah Mada, telah memulai perjalanan dari Italia menuju Jakarta. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026 setelah menempuh perjalanan lebih dari 20 hari.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengonfirmasi bahwa kapal lepas jangkar dari Italia pada Senin (24/8/2026) malam. “ITS Giuseppe Garibaldi menuju perjalanan ke Jakarta,” kata Ali kepada ANTARA di Jakarta, Selasa (25/8/2026). Dalam rekaman video yang diterima, kapal tersebut masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan mengibarkan bendera Italia.
Kapal yang diperoleh Indonesia melalui skema hibah antarpemerintah itu akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan menggunakan bendera Indonesia setelah tiba di Tanah Air. Perjalanan ini akan melintasi Terusan Suez dan Laut Merah dengan pengawalan sejumlah kapal perang Italia. “Karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tetapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia dan mudah-mudahan tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia,” ujar Ali.
Setelah tiba di Indonesia, KRI Gajah Mada dijadwalkan menjalani pengukuhan sekaligus pergantian bendera dari Italia menjadi Indonesia pada 25 September 2026. Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri prosesi tersebut. Kapal induk itu juga dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya dalam peringatan HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026, menjadi salah satu unsur dalam parade lintas laut (sailing pass).
Selain untuk kepentingan operasi TNI AL, kapal tersebut juga akan difungsikan sebagai kapal bagi tamu sangat penting (very very important person/VVIP). Kehadiran kapal induk ini menandai peningkatan signifikan kemampuan maritim Indonesia, menjadikannya salah satu negara di kawasan yang memiliki aset strategis tersebut.
Dengan rute yang panjang dan pengawalan ketat, perjalanan KRI Gajah Mada menjadi momen bersejarah bagi TNI AL dan Indonesia. Masyarakat menantikan kedatangan kapal kebanggaan baru ini yang akan memperkuat pertahanan laut negara.



