Desa Cingebul, Kabupaten Banyumas – Kepala Desa Cingebul, Sugeng Riyadi, meraih penghargaan sebagai Kepala Desa Motivator Pengembang Produk Gula Kelapa melalui Koperasi. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Elsotel Hotel Purwokerto pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Sugeng Riyadi dalam mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya komoditas gula kelapa yang menjadi produk unggulan Desa Cingebul. Melalui penguatan koperasi, pengembangan produk diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi pelaku usaha dan masyarakat desa.
Kegiatan HARKOPNAS ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat. Koperasi tidak hanya dipandang sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal. Pengembangan gula kelapa melalui koperasi dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi produk lokal, mulai dari proses produksi, pengolahan, peningkatan kualitas, pengemasan, hingga pemasaran.
Sugeng Riyadi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mendorong pengembangan potensi ekonomi desa. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong dan mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat, khususnya produk gula kelapa melalui koperasi. Harapannya, pengembangan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cingebul,” ujarnya.
Menurut Sugeng, keberhasilan pengembangan produk lokal memerlukan kerja sama antara pemerintah desa, koperasi, pelaku usaha, masyarakat, serta berbagai pihak yang peduli terhadap ekonomi kerakyatan. Kelembagaan koperasi yang kuat diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk berkoordinasi, mengembangkan usaha, serta membangun jaringan pemasaran yang lebih luas. Peningkatan kualitas produk juga menjadi aspek penting, mengingat gula kelapa memiliki peluang pasar yang semakin terbuka jika mampu memenuhi standar kualitas, memiliki kemasan menarik, dan didukung strategi pemasaran yang sesuai perkembangan zaman.
Dalam konteks ekonomi saat ini, produk lokal tidak cukup hanya mengandalkan kualitas bahan dan proses produksi. Inovasi, identitas produk, perluasan pemasaran, serta pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting untuk meningkatkan daya saing. Penghargaan kepada Kepala Desa Cingebul diharapkan dapat memacu pengembangan produk unggulan desa secara berkelanjutan.
Rangkaian HARKOPNAS ke-79 menjadi momentum bagi insan koperasi dan masyarakat untuk memperkuat semangat berkoperasi. Partisipasi berbagai pihak menunjukkan bahwa koperasi masih memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bagi Desa Cingebul, gula kelapa bukan sekadar produk, melainkan potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan. Sinergi antara pemerintah desa, koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.




