Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan helikopter untuk menyisir lokasi kebakaran KMP Mutiara Sentosa II pada Sabtu (8/8/2026) dini hari. Operasi ini dilakukan untuk mencari korban dan memantau situasi dari udara setelah kapal feri tersebut dilaporkan terbakar di perairan Indonesia.
Helikopter yang dikerahkan dilengkapi dengan peralatan pencarian dan pertolongan, termasuk kamera termal untuk mendeteksi keberadaan korban di sekitar lokasi kebakaran. Tim Basarnas juga menurunkan kapal cepat dan personel gabungan untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian.
KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal feri yang mengangkut penumpang dan kendaraan. Kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat malam (7/8/2026) saat kapal sedang dalam pelayaran. Hingga saat ini, belum ada laporan pasti mengenai jumlah korban atau penyebab kebakaran.
Kepala Basarnas menyatakan bahwa operasi SAR difokuskan pada penyisiran area sekitar lokasi kebakaran dengan bantuan helikopter untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses oleh kapal. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Operasi pencarian masih berlangsung dan melibatkan koordinasi dengan instansi terkait, seperti TNI AL dan Polairud. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan korban di sekitar perairan.




