Kapolri menerima anugerah sebagai anggota kehormatan dalam gelaran Muktamar Tapak Suci yang berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka pengakuan terhadap kontribusi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia terhadap perkembangan organisasi seni bela diri tersebut.
Muktamar Tapak Suci merupakan agenda nasional tertinggi dalam struktur organisasi Tapak Suci, salah satu perguruan seni bela diri terbesar di Indonesia yang berafiliasi dengan Muhammadiyah. Acara ini dihadiri oleh para pengurus pusat dan daerah, serta sejumlah tokoh nasional. Penganugerahan anggota kehormatan kepada Kapolri menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian acara tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kapolri maupun pengurus Tapak Suci mengenai detail latar belakang pemberian penghargaan tersebut. Namun, tradisi pemberian gelar anggota kehormatan biasanya diberikan kepada individu yang dianggap berjasa dalam memajukan organisasi atau memiliki hubungan erat dengan nilai-nilai yang dijunjung Tapak Suci.
Langkah ini dinilai sebagai upaya mempererat sinergi antara institusi kepolisian dengan komunitas seni bela diri di Indonesia. Selama ini, Tapak Suci dikenal aktif dalam pembinaan karakter dan bela diri bagi generasi muda, sejalan dengan program Polri yang kerap menggandeng organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai agenda tindak lanjut dari penghargaan ini. Publik menantikan apakah penganugerahan tersebut akan diikuti dengan kerja sama formal antara Polri dan Tapak Suci di masa mendatang.

