Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto, mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) baru pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Pengukuhan ini dilakukan dalam rangka mengawal dan mendukung pelaksanaan program-program pemerintah di berbagai sektor.
Langkah ini menjadi perhatian publik karena Hashim dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan lingkaran kekuasaan. Meski detail acara pengukuhan belum diungkap secara lengkap, kehadiran 20 ormas baru dinilai sebagai upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.
Ormas atau organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan rakyat. Dalam konteks pemerintahan saat ini, ormas diharapkan dapat menjadi mitra yang kritis namun konstruktif, terutama dalam mengawal kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Hashim Djojohadikusumo sebelumnya telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik. Sebagai adik Presiden, ia kerap terlibat dalam inisiatif yang mendukung program prioritas pemerintah, seperti ketahanan pangan, energi, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Pengukuhan 20 ormas baru ini merupakan kelanjutan dari komitmen tersebut.
Belum ada pernyataan resmi dari Hashim mengenai fokus spesifik dari masing-masing ormas. Namun, pengamat menilai bahwa langkah ini dapat memperluas basis dukungan terhadap kebijakan pemerintah di tingkat akar rumput. Keberadaan ormas-ormas baru ini juga diharapkan mampu menjembatani kesenjangan informasi antara pusat dan daerah.
Dengan bertambahnya 20 ormas, jumlah organisasi yang berada di bawah naungan atau afiliasi dengan kelompok Hashim Djojohadikusumo semakin besar. Hal ini menandakan penguatan jaringan sipil yang siap mengawal jalannya pemerintahan. Publik masih menunggu rincian lebih lanjut mengenai program kerja dan struktur organisasi dari masing-masing ormas tersebut.

