Jakarta, 8 Agustus 2024 – Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Apel Kebangsaan bertajuk “Jaga Jakarta untuk Indonesia” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan dan keamanan Ibu Kota menjelang berbagai agenda nasional.
Apel yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu dihadiri oleh perwakilan organisasi masyarakat, komunitas pemuda, aparat keamanan, serta tokoh agama dan budaya. Mereka berkumpul dengan atribut merah putih dan spanduk bertuliskan pesan perdamaian. Acara dipimpin oleh seorang pembina apel yang membacakan amanat tentang pentingnya menjaga stabilitas Jakarta sebagai barometer nasional.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa apel ini merupakan gerakan sukarela dari masyarakat sipil yang prihatin terhadap potensi gangguan keamanan. “Kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta tetap aman dan kondusif. Ini bukan acara politik, melainkan panggilan hati untuk menjaga NKRI,” ujar koordinator lapangan yang enggan disebutkan namanya.
Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Para peserta juga melakukan ikrar untuk menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan.
Apel Kebangsaan serupa sudah beberapa kali digelar di berbagai daerah, namun kali ini di Monas menjadi simbol bahwa Jakarta menjadi pusat perhatian. “Kami mengapresiasi inisiatif masyarakat yang peduli. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita semua,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta yang hadir sebagai pengamat.
Acara berlangsung tertib dan selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Peserta kemudian membubarkan diri dengan tertib, meninggalkan kawasan Monas tanpa meninggalkan sampah. Panitia menyatakan akan menggelar kegiatan serupa secara berkala untuk memperkuat rasa kebangsaan di kalangan warga Jakarta.
Momen ini juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga lingkungan dan toleransi antarumat beragama. Beberapa peserta membawa poster tentang bahaya hoaks dan ujaran kebencian. Dengan semangat kebersamaan, Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia diharapkan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Tanah Air.

