Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video lama yang kembali viral dan dikaitkan dengan isu kerusuhan pada bulan Agustus. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan bahwa reproduksi konten lama untuk memancing situasi serupa kerusuhan sebelumnya berpotensi menimbulkan keresahan dan dapat dikenakan sanksi pidana.
“Fenomena yang sekarang sedang cukup banyak konten-konten yang mereproduksi konten-konten lama sehingga lebih ingin membangkitkan kembali seperti apa yang sudah terjadi setahun lalu atau dua tahun yang lalu,” kata Iman dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah konten lama yang kembali disebarluaskan dengan tujuan membangkitkan situasi yang pernah terjadi.
Iman meminta masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi bohong maupun konten yang berpotensi memancing kerusuhan. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar mari kita sama-sama hentikan untuk menyebarkan pemberitaan bohong atau hoaks atau informasi-informasi yang bersifat memprovokasi atau bersifat memancing kerusuhan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penyebaran konten semacam itu tidak hanya membuat masyarakat panik, tetapi juga berpotensi menjadi tindak pidana.
“Sehingga nanti dapat berpotensi menjadi satu perbuatan pidana. Kami sampaikan sekali lagi, mari kita sama-sama hentikan,” tegas Iman. Ia mengungkapkan bahwa dari 30 konten yang telah ditindak, sebagian berkaitan dengan upaya menghubungkan konten lama dengan isu yang berkembang menjelang Agustus. “Yang 30 konten itu ada beberapa yang berkaitan dengan upaya-upaya dihubung-hubungkan dengan bulan Agustus,” jelasnya.
Polda Metro Jaya terus melakukan pemantauan dan pendalaman terhadap konten yang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan. Iman memastikan bahwa situasi keamanan di Jakarta dan Indonesia tetap terkendali selama masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban. “Kami yakinkan, kami pastikan, insyaallah Jakarta dan Indonesia akan selalu aman apabila kita bersama-sama menjaga keamanan itu,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Iman mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif. “Kita sama-sama cinta Republik Indonesia, kita sama-sama jaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing,” tandasnya. Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya konten lama yang kembali beredar di media sosial menjelang bulan Agustus, yang kerap dijadikan momen penyebaran hoaks dan provokasi.

