Akun media sosial X milik Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya diretas sejak Kamis, 6 Agustus 2026. Proses pemulihan akun tersebut saat ini terus diupayakan oleh pihak kepolisian bersama admin TMC, Direktorat Siber Polda Metro Jaya, dan platform X, agar layanan informasi lalu lintas kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan bahwa peretasan terjadi pada hari Kamis lalu. Ia menyatakan bahwa saat ini fokus utama adalah pemulihan akun yang menjadi wadah penyampaian informasi lalu lintas. “Ini memang dari tadi kita juga, teman-teman mempertanyakan bahwa X Twitter dari TMC itu diretas. Kita ketahui itu pada hari Kamis, 6 Agustus 2026. Saat ini tengah dilakukan pengamanan dari sisi pemulihan, pengambilalihan daripada pihak X platform,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).
Selain pemulihan, Direktorat Siber Polda Metro Jaya juga melakukan analisis untuk memastikan dampak yang ditimbulkan akibat peretasan tersebut. “Saat sekarang ini dari Direktorat Siber juga melakukan analisis terkait tentang akun tersebut, berapa konten, apakah hilang atau tidak. Ini masih dalam tahap pemulihan. Pihak TMC, admin maupun Direktorat Siber sudah berkoordinasi dengan pihak platform,” ujarnya.
Budi menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah mengembalikan fungsi akun sebagai sarana informasi kepada masyarakat, bukan memburu pelaku. “Artinya utama adalah bagaimana memulihkan dulu, memulihkan platform. Karena itu kan sebagai wadah untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya. Menurut Budi, pemulihan akun menjadi penting karena berkaitan dengan informasi lalu lintas, termasuk rekayasa arus kendaraan pada berbagai agenda masyarakat, seperti kegiatan yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Apalagi besok juga ada beberapa kegiatan agenda masyarakat terkait beberapa ruas jalan. Ini kan harus kita upload sehingga memberikan informasi kepada masyarakat. Kalau ini terganggu, mungkin kita akan menggunakan beberapa media ataupun platform lainnya,” katanya. Meski belum bisa memastikan kapan akun tersebut kembali normal, Budi menyebut proses pemulihan masih terus berlangsung sambil memastikan tidak ada data penting yang hilang.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan peretasan itu belum berdampak signifikan terhadap konten yang telah diunggah. “Tapi sejauh ini hanya peretasan yang tidak berdampak signifikan terhadap hilangnya konten ataupun yang lain-lain,” katanya. Mengenai kemungkinan adanya tindak pidana, Budi mengatakan polisi belum mengambil kesimpulan dan masih mendalami motif pelaku. “Makanya kita lihat nanti dulu motifnya seperti apa. Kita melihat apakah ada yang hilang, ada yang rusak, sistemnya seperti apa. Ini lagi tahap pemulihan,” ujar Budi.
Selama akun X TMC masih dalam proses pemulihan, masyarakat tetap dapat memperoleh informasi resmi melalui kanal media sosial lain milik Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian berupaya agar gangguan ini tidak menghambat penyebaran informasi penting terkait kondisi lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya.



