Warga Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, tumpah ruah mengikuti tradisi tahunan Merti Desa pada Jumat, 25 September 2026. Acara yang sarat nilai budaya dan rasa syukur ini diisi dengan kirab 15 gunungan hasil bumi, pembagian doorprize, doa lintas agama, hingga tradisi makan tenongan bersama. Momen ini sekaligus menjadi ajang berpamitan bagi Kepala Desa Wawan Rajiko yang telah memimpin selama 21 tahun 2 bulan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Saman Halim Nurrohman, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Forkopimcam Buayan, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wawan Rajiko mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme dan partisipasi swadaya masyarakat yang luar biasa dalam menyukseskan acara, mulai dari pembuatan gunungan hingga penyediaan doorprize. Ia juga melontarkan candaan hangat mengenai kehadiran para pejabat tinggi di desanya.
“Ini bukti nyata bahwa jika desa sering didatangi pejabat, desanya akan semakin makmur,” ucap Wawan yang disambut tepuk tangan warga. Di sisi lain, ia mengumumkan bahwa masa jabatannya sebagai kepala desa akan segera berakhir. Wawan memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama kepemimpinannya masih banyak kekurangan, serta berpesan kepada warga yang berminat untuk bersiap menghadapi kontestasi pemilihan kepala desa mendatang.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan bahwa Merti Desa bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sarana merawat gotong royong, serta upaya melestarikan warisan budaya leluhur. Ia juga memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah daerah di Kecamatan Buayan pada tahun ini, di antaranya perbaikan ruas jalan Rogodadi – Watukelir, Jalan Jatiroto – Banyumudal, Jalan Rogodono – Pringtutul, dan Jalan Banyumudal – Redisari.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan berkendara, tetapi juga memperlancar roda perekonomian, memudahkan akses pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Bupati berpesan agar fasilitas jalan yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat.
Kemeriahan acara semakin memuncak saat sesi pengundian doorprize dimulai. Sejumlah pejabat yang hadir turut menyumbangkan hadiah spesial bagi warga. Ketua DPRD Kebumen menyumbangkan satu unit mesin cuci, sementara Bupati Lilis dan dr. Reza masing-masing memberikan uang tunai Rp1 juta bagi warga yang beruntung. Dalam sambutannya, Reza Mardhika mengumumkan alokasi bantuan program Jalan Usaha Tani senilai Rp200 juta untuk Desa Adiwarno yang rencananya akan mulai dikerjakan pada tahun 2027.
Rangkaian acara Merti Desa Adiwarno ditutup dengan doa lintas agama, dilanjutkan dengan tradisi makan tenongan bersama yang dinikmati oleh seluruh warga. Tradisi ini menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan yang kokoh di tengah masyarakat, sekaligus mengukuhkan identitas budaya desa yang terus dilestarikan.




