PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengumumkan program Agro Urban Madani sebagai upaya mengembangkan sumber pangan di lorong-lorong kota. Inisiatif ini diumumkan pada Sabtu, 19 September 2026, dan bertujuan memanfaatkan lahan sempit di perkotaan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Agro Urban Madani merupakan program yang mengajak warga kota untuk bercocok tanam di ruang-ruang terbatas seperti lorong, gang, atau area kosong di sekitar permukiman. PNM, sebagai lembaga pembiayaan yang fokus pada pemberdayaan usaha mikro, melihat potensi besar dalam pemanfaatan lahan tersebut untuk produksi pangan skala rumah tangga.
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan di perkotaan sekaligus mendorong kemandirian pangan. Dengan memanfaatkan lorong-lorong yang sering kali terbengkalai, warga dapat menanam sayuran, buah-buahan, atau tanaman obat yang bernilai ekonomi. PNM berharap program ini dapat meningkatkan akses pangan segar dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar kota.
Selain aspek produksi, PNM juga akan memberikan pendampingan dan akses pembiayaan bagi warga yang ingin mengembangkan usaha pertanian perkotaan. Melalui skema pembiayaan mikro, masyarakat dapat membeli bibit, pupuk, atau peralatan sederhana untuk mendukung kegiatan bercocok tanam. PNM juga akan bekerja sama dengan penyuluh pertanian dan komunitas lokal untuk memastikan keberlanjutan program.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan di daerah perkotaan. Dengan memanfaatkan lahan sempit, program Agro Urban Madani diharapkan mampu menjadi solusi inovatif bagi kota-kota besar yang menghadapi keterbatasan lahan pertanian.
PNM menargetkan program ini dapat menjangkau banyak kota di Indonesia, melibatkan ribuan rumah tangga dalam produksi pangan mandiri. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi warga, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda yang ingin berwirausaha di sektor pangan.
Dengan adanya Agro Urban Madani, PNM tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai katalisator perubahan sosial dan ekonomi di tingkat komunitas. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor keuangan dapat berkontribusi langsung pada ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat perkotaan.


