• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Wednesday, September 16, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Kwarcab Banyumas Latih Andalan Ranting Jadi Wirausahawan Ekspor Lewat Scoutpreneurship

by reporter
September 16, 2026
in Daerah
0

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemandirian organisasi melalui pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Lewat Badan Usaha Koperasi, Kwarcab Banyumas menggelar Pelatihan Kewirausahaan Ekspor Scoutpreneurship Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2026 di Aula Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini diikuti 54 peserta yang terdiri dari jajaran Andalan Ranting se-Kwarcab Banyumas.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber pendapatan mandiri bagi Kwartir Ranting (Kwarran), sehingga pembinaan dan aktivitas kepramukaan dapat berlangsung secara berkesinambungan tanpa terus bergantung pada sokongan anggaran pemerintah daerah melalui APBD. Gagasan scoutpreneurship diarahkan untuk mengubah potensi lokal di masing-masing wilayah ranting menjadi peluang ekonomi yang memiliki nilai tambah dan berorientasi ekspor. Kemandirian finansial dipandang penting untuk menjaga keberlanjutan program organisasi sekaligus memperkuat kemampuan Kwarran dalam membiayai berbagai aktivitas pembinaan kepramukaan.

Melalui pelatihan, peserta diperkenalkan dengan gagasan untuk memetakan komoditas unggulan daerah, membangun jejaring usaha, serta mempersiapkan potensi produk lokal agar mampu memasuki pasar yang lebih luas. Langkah ini juga menjadi terobosan agar semangat kewirausahaan dapat tumbuh di lingkungan Gerakan Pramuka dan berkembang menjadi sumber pemasukan organisasi yang sustainable. Ketua Pelaksana Kegiatan, Kak Endro Purnomo, menegaskan bahwa Badan Usaha Kwarcab memiliki tanggung jawab untuk ikut mencari solusi terhadap tantangan kemandirian finansial organisasi di seluruh lini.

“Kami di Badan Usaha Kwarcab ditantang untuk menjawab permasalahan kemandirian Pramuka dalam berkegiatan, terutama dari aspek finansial. Pelatihan ekspor ini merupakan langkah awal dari perjalanan panjang Kwarcab Banyumas menuju kemandirian penuh tanpa melulu bersandar pada alokasi APBD,” ungkap Kak Endro. Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan usaha diposisikan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan organisasi.

Komitmen tersebut mendapat penegasan dari Ketua Kwarcab Banyumas, Kak Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa fondasi kemandirian tata kelola yang telah dibangun di tingkat cabang perlu dikembangkan hingga ke tingkat ranting. Pengelolaan Iuran Anggota Pramuka dan Dana Abadi yang transparan serta tersistematis menjadi salah satu fondasi yang telah dimatangkan. “Pramuka di Kwarcab Banyumas selama ini telah kita matangkan fondasinya melalui tata kelola Iuran Anggota Pramuka dan Dana Abadi yang transparan serta tersistematis. Ke depan, mimpi besar kita adalah melihat masing-masing Kwarran memiliki sumber pemasukan yang sustain, mandiri secara finansial, dan mampu menopang kegiatannya secara kokoh. Pelatihan kewirausahaan ekspor ini menjadi batu pijakan awal untuk menghadirkan mimpi tersebut,” papar Kak Agus.

Sementara itu, Ketua Badan Usaha Koperasi Kwarcab Banyumas sekaligus narasumber utama, Kak Wiwid Wijayadi, S.T., M.Si., mengajak peserta untuk berani melihat peluang pasar global dari komoditas unggulan yang berada di sekitar mereka. Menurutnya, pasar ekspor memang dapat terasa asing dan menantang bagi sebagian peserta, tetapi peluang tersebut dapat dipelajari melalui jejaring dan pendampingan yang terintegrasi. “Bagi sebagian Kakak-kakak, pasar ekspor mungkin terdengar asing atau bahkan menantang. Namun, melalui jejaring terintegrasi yang kita bangun hari ini, kita dapat memetakan serta memaksimalkan potensi komoditas lokal di tiap Kwarran agar berdaya saing internasional,” jelas Kak Wiwid.

Sebagai tindak lanjut, Kwarcab Banyumas telah menjadwalkan pelatihan lanjutan dengan menggandeng praktisi perdagangan global dari Budapest, Hungaria, yang merupakan mitra bisnis ekspor Kak Wiwid Wijayadi. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih komprehensif mengenai proses perdagangan global, sekaligus membantu peserta menyiapkan langkah konkret dari hulu hingga hilir. Melalui rangkaian pelatihan dan jejaring usaha tersebut, agenda scoutpreneurship diarahkan untuk mencetak kader wirausaha Pramuka yang mandiri, memiliki daya saing global, serta mampu mengembangkan potensi komoditas di wilayah masing-masing. Dari Aula Sanggar Bakti Pramuka Banyumas, gagasan besar itu mulai dirintis: Pramuka tidak hanya mencetak generasi tangguh dan berkarakter, tetapi juga mendorong lahirnya wirausahawan yang mampu menggerakkan kemandirian ekonomi Kwarran secara berkelanjutan.

Previous Post

Empat Pencuri Terekam CCTV Gasak Besi Pabrik di KIK Kendal

Next Post

PKL Jalan Bung Karno Purwokerto Resah Menjelang Relokasi ke Kolam Retensi

reporter

reporter

Next Post

PKL Jalan Bung Karno Purwokerto Resah Menjelang Relokasi ke Kolam Retensi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Bahlil soal Antrean SPBU di Sulsel: Ada Pihak dengan Maksud Lain

September 16, 2026

Kasus Influenza Melonjak, Menkes Buka Suara

September 16, 2026

Prabowo Akui Serahkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ke Kejagung

September 16, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.