KH Abdul Hakim Mahfudz, yang akrab disapa Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026–2031. Pria yang dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng ini juga memiliki reputasi sebagai kiai entrepreneur dengan berbagai usaha dan jabatan strategis.
Gus Kikin lahir di Jombang pada 17 Agustus 1958. Ia memiliki garis keturunan langsung dengan KH M Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Pendidikan dasarnya ditempuh di Jombang, kemudian melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Ia meraih gelar sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Terbuka. Sebelumnya, ia juga pernah belajar di sejumlah pesantren di Jombang.
Sejak 2020, Gus Kikin menjabat sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng yang ke-8, meneruskan perjuangan KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Di bawah kepemimpinannya, pesantren yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari ini berkembang pesat hingga memiliki 15 cabang di berbagai wilayah Indonesia.
Di lingkungan organisasi NU, Gus Kikin telah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua PBNU Bidang Ekonomi sejak 2022. Kini, dengan terpilihnya sebagai Ketua Umum, ia akan memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia untuk lima tahun ke depan.
Selain aktif di pesantren dan organisasi, Gus Kikin dikenal sebagai kiai entrepreneur. Ia pernah berkarier di PT Djakarta Lloyd, kemudian mendirikan BBS Group pada 1997. Ia juga menjabat sebagai Ketua Bidang Energi Kadin Jawa Timur periode 2000–2013. Di sektor migas, ia memiliki usaha melalui PT Energi Mineral Langgeng (EML) dan stasiun televisi BBS TV.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang keagamaan, organisasi, dan bisnis, Gus Kikin diharapkan mampu membawa NU menghadapi tantangan zaman. Kepemimpinannya dinilai akan memadukan nilai-nilai tradisi pesantren dengan semangat kewirausahaan untuk kemajuan umat.



