Karang Taruna Desa Karangkemiri, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, menggelar acara bertajuk “Guyub Rukun” pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan dialog interaktif bertema “Sambung Rasa” yang mengangkat isu kepemudaan dan penguatan sektor olahraga di tingkat desa.
Acara yang berlangsung di desa tersebut berhasil menyedot antusiasme warga dan pemuda setempat. Dua narasumber kompeten dihadirkan, yakni Wakil Ketua KONI Bidang Media dan Hubungan Antar Lembaga, Agus Junaedy, serta tokoh pemuda sekaligus Kepala Desa Grenggeng, Eri Setiawan. Kemeriahan acara semakin bertambah dengan penampilan live music dari Alaya Band yang membawakan lagu-lagu kenangan.
Dalam pemaparannya, Agus Junaedy menekankan pentingnya peran olahraga dalam menjaga kesehatan sekaligus membentuk karakter pemuda dan masyarakat. Ia juga memaparkan program strategis KONI serta peluang kolaborasi bersama Karang Taruna untuk menjaring dan mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kebumen di kancah regional maupun nasional.
“Peran pemuda dan Karang Taruna di tingkat desa sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial,” kata Agus Junaedy. Sementara itu, Eri Setiawan membagikan pengalaman inspiratif seputar pentingnya berorganisasi dalam pengembangan diri serta strategi menghadapi dunia kerja masa kini. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan humanis, sesi diskusi berhasil mencairkan suasana, dan audiens terlihat aktif menyampaikan berbagai pertanyaan serta pendapat secara interaktif hingga sesi tanya jawab berakhir.
Pj. Kepala Desa Karangkemiri, Ahmad Sobirin, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia berharap kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan sekaligus menggali potensi pemuda ini dapat terus diselenggarakan dan ditingkatkan pada masa mendatang.
Kegiatan “Guyub Rukun” menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, Karang Taruna, dan pemuda dalam membangun kesadaran akan pentingnya olahraga dan organisasi. Diharapkan acara serupa dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat peran pemuda di tingkat desa serta mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari daerah.

