Sebanyak 65 orang diduga akan membuat kerusuhan dalam aksi demonstrasi yang dijadwalkan pada 27 Agustus. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa airsoft gun dan botol bersumbu dari para terduga.
Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama aksi demo berlangsung. Barang bukti yang diamankan diduga akan digunakan untuk memicu kerusuhan dan mengganggu jalannya demonstrasi yang seharusnya berlangsung damai.
Hingga saat ini, polisi belum memberikan keterangan rinci mengenai identitas para terduga maupun lokasi penangkapan. Namun, langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya aksi anarkis yang dapat membahayakan masyarakat dan merusak ketertiban umum.
Aksi demonstrasi pada 27 Agustus direncanakan oleh sejumlah elemen masyarakat. Polisi mengimbau seluruh peserta agar menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kekacauan. Keamanan dan keselamatan bersama harus menjadi prioritas utama.
Barang bukti yang diamankan antara lain airsoft gun dan botol bersumbu. Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memproses para terduga sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mendukung upaya pengamanan yang dilakukan aparat.
Polisi menegaskan akan menindak tegas setiap tindakan yang melanggar hukum. Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung dan hasilnya akan disampaikan kepada publik. Aparat juga akan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan selama aksi demo berlangsung.

