• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Saturday, September 19, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Puslabfor Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

by reporter
August 8, 2026
in Daerah
0

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri turun tangan menyelidiki kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Tim forensik dikerahkan untuk mencari titik awal api sekaligus mengungkap penyebab pasti kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa Puslabfor masih bekerja di lokasi untuk memastikan sumber dan titik awal api. “Dengan hadirnya Puslabfor Bareskrim Polri untuk menentukan penyebab dari asal api, di mana titik api,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026). Pihak kepolisian juga menyampaikan simpati kepada Bapenda DKI atas kejadian ini.

Selain penyelidikan, kepolisian memantau kondisi korban kebakaran. Menurut Budi, sejumlah korban mengalami sesak napas saat berada di lokasi dan masih menjalani perawatan medis. “Kita juga mendoakan bersama para korban dalam kondisi sekarang masih dalam perawatan, khususnya bagi yang masih sesak napas. Ini keterangan dari dokter karena kondisi berada di lokasi kejadian,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan bahwa tim Puslabfor belum bisa masuk ke dalam gedung. Pasalnya, petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyisiran dan pendinginan di lokasi. “Tim Puslabfor masih menunggu hasil atau selesainya penyisiran dari Damkar. Jadi nanti, masih ada satu tim Damkar yang di atas, masih melakukan penyisiran,” ujar Roby di lokasi kebakaran, Sabtu (8/8/2026). Ia menambahkan, “Nanti kalau sudah dinyatakan aman untuk polisi masuk dan melakukan olah TKP oleh Labfor Polri, baru kita akan masuk untuk mencari sumber atau sebab dari kebakaran tersebut.”

Proses pemadaman kebakaran berlangsung selama kurang lebih lima jam sejak api pertama kali muncul. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu pagi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan dan overhaul. Petugas menyisir setiap sudut untuk memastikan tidak ada titik panas atau sisa api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Karnawan, Perwira Piket Damkar Jakarta Pusat, menjelaskan situasi di pagi hari. “Jadi situasi pagi hari ini proses pendinginan. Jadi kita lakukan overhaul, penyisiran titik-titik hawa panas yang masih ada, jangan sampai terlewat nanti timbul penyalaan kembali, ya,” ujarnya. Gedung Bapenda DKI Jakarta merupakan kantor layanan pajak daerah yang vital bagi warga Jakarta.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Polri menunggu hasil penyisiran Damkar sebelum Puslabfor dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.

Previous Post

Polisi Peringatkan Penyebaran Video Kerusuhan Lama Bisa Berujung Pidana

Next Post

Polisi Ungkap Empat Modus Penyebaran Hoaks di Media Sosial

reporter

reporter

Next Post

Polisi Ungkap Empat Modus Penyebaran Hoaks di Media Sosial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Alleen Spins Casino Online Gids voor Winnen

September 19, 2026

Само в OnlySpins Казино най-добрите игри

September 19, 2026

Neuf plateformes casinos officielles en ligne

September 19, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.