Persebaya Surabaya berhasil menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung dalam laga final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu malam. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu.
Dalam laga final yang disaksikan puluhan ribu suporter, Persebaya tampil percaya diri sejak menit awal. Tim berjuluk Bajul Ijo itu mampu menekan pertahanan Persib, namun Maung Bandung juga tidak tinggal diam. Beberapa peluang tercipta dari kedua sisi, namun hingga babak pertama usai skor masih 0-0.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Persib Bandung sempat mendapat peluang emas melalui tendangan bebas, tetapi kiper Persebaya, Ernando Ari, tampil gemilang. Di sisi lain, Persebaya juga beberapa kali mengancam gawang Persib yang dikawal Teja Paku Alam. Sayangnya, hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap imbang tanpa gol.
Babak perpanjangan waktu dua kali 15 menit juga tidak mampu memisahkan kedua tim. Keduanya saling jual beli serangan, namun penyelesaian akhir masih kurang maksimal. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.
Dalam babak adu penalti, Persebaya Surabaya tampil lebih tenang. Empat dari lima eksekutor mereka berhasil menjalankan tugasnya, sementara Persib Bandung hanya mampu mencetak dua gol dari lima kesempatan. Kemenangan 4-2 di babak tos-tosan memastikan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Kapten Persebaya, Rizky Ridho, mengaku bangga dengan perjuangan timnya. “Ini adalah hasil kerja keras semua pemain, pelatih, dan ofisial. Kami tidak pernah menyerah meskipun pertandingan berjalan sangat sulit. Terima kasih kepada suporter yang terus memberikan dukungan luar biasa,” ujarnya usai pertandingan.
Piala Presiden 2026 merupakan turnamen pramusim yang diikuti oleh 18 klub Liga 1 Indonesia. Turnamen ini menjadi ajang pemanasan sebelum kompetisi resmi dimulai. Bagi Persebaya, gelar ini menjadi modal berharga untuk menghadapi musim depan, sekaligus membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu tim kuat di Indonesia.



